Banyumas, Jupnasgizi.com – Sebuah insiden ledakan terjadi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, saat persiapan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan relawan mengalami luka ringan hingga sedang.
Kepala SPPG Desa Krajan, Elvin Subekti, menjelaskan bahwa ledakan terjadi sekitar pukul 10.40 WIB saat mesin oven pengering ompreng sedang beroperasi dalam rangka persiapan trial dapur sebelum peluncuran resmi layanan.
“Sebelum kejadian, oven sudah digunakan dalam beberapa hari sebelumnya dan berjalan normal. Namun pada hari ini alat diduga mengalami panas berlebih hingga meledak,” jelas Elvin.
Kronologi & Penyebab Awal
• Ledakan terjadi saat relawan tengah melakukan uji coba aktivitas dapur MBG, termasuk pengeringan ompreng.
• Pemeriksaan awal aparat kepolisian menunjukkan bahwa sumber ledakan berasal dari mesin pengering ompreng, bukan dari sumber lain seperti tabung gas.
• Tim Inafis Polresta Banyumas bersama Polsek Pekuncen telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan saksi sebagai bagian dari penyelidikan lebih lanjut.
Dampak Korban
• Sekitar 22 orang relawan/pekerja SPPG dilaporkan mengalami luka akibat pecahan kaca, benturan material dapur, dan cedera ringan lainnya.
• Sebagian besar korban telah mendapat perawatan medis dan dipulangkan, sementara dua orang masih menjalani pemeriksaan lanjutan, salah satunya mengalami cedera pada kaki dan satu luka bakar ringan.
• Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Kepala Desa Krajan, Muflichudin, menyatakan suara ledakan terdengar sangat keras hingga radius sekitar 1 kilometer, menyebabkan kepanikan sementara di lingkungan sekitar, termasuk warga yang sedang mengikuti kegiatan di posyandu terdekat.
Sementara Kapolsek Pekuncen AKP Slamet Husein menyatakan pihaknya akan terus menyelidiki penyebab pasti ledakan serta mekanisme alat yang digunakan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif nasional untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, yang dilaksanakan melalui dapur-dapur SPPG di sejumlah kelurahan di Indonesia. Program ini diawasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan standar gizi, keamanan pangan, dan kualitas distribusi makanan.
SPPG Krajan sendiri belum beroperasi secara resmi pada saat kejadian, karena masih dalam tahap persiapan operasional dan uji coba menjelang peluncuran layanan kepada siswa di Desa Krajan dan Kranggan.
Pihak berwenang terus melakukan penyelidikan dan evaluasi untuk mengetahui penyebab menyeluruh dari insiden ini, termasuk aspek keamanan operasional mesin dapur dan penerapan prosedur keselamatan kerja di SPPG. Pemerintah daerah dan aparat desa memastikan lingkungan sekitar telah kembali kondusif pasca kejadian.





